Pelnap Ketapang

welcome

Selasa, 17 Januari 2017

#kerlapkerlip 121: Lot yang salah ambil keputusan


Lot adalah keponakan Abram, yang di ajak oleh Abram ketika di panggil oleh Tuhan untuk meninggalkan negerinya, sanak saudara dan  rumahnya di Ur-Kasdim.

Lot dan Abram menetap ditanah Kanaan diantara Betel dan AI. Abram dan Lot mempunyai banyak domba dan gembala untuk menjaga kawanan domba mereka, sehingga tanah itu tidak cukup luas untuk mereka berdua.

Karena itulah sering terjadi pertengkaran antara gembala Abram dan gembala Lot. Suatu hari berkatalah  Abram kepada Lot “Jangan kiranya terjadi perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat. Baiklah pisahkan dirimu dari padaku, jika engkau ke kiri aku ke kanan, jika engkau ke kanan aku ke kiri.”

Rabu, 28 Desember 2016

#review : Natal Sekolah Minggu 2016 Pelnap GPdI Ketapang


Natal adalah sebuah kata yang sangat diharapkan oleh semua orang, terutama untuk orang percaya. karena Natal merupakan momen yang paling tepat untuk membagikan kebahagiaan karena Yesus telah datang ke  dunia untuk menyelamatkan manusia. 

tetapi setelah 2000 tahun berlalu, Natal hanya diperingati sebagai suatu acara pesta besar, belanja dan dekorasi di sana sini. Tanpa memperhatikan apa arti natal sesungguhnya. Natal memiliki makna berbagi dan menolong. 

Di mana melalui momen natal ini kita dapat membagi kasih kita kepada sesama dengan cara menolong orang lain yang mengalami kesusahan bukan hanya secara jasmania tetapi juga rohani. 

Karena kasih, Yesus datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan kita semua. Jadi sekarang  kita mengasihi Tuhan Yesus Kristus, harus bisa dan mau membagikan kasih itu kepada orang lain .. 

Rabu, 07 Desember 2016

#seminar_dan _pelatihan: Anak, Teori belajar, dan Kurikulum


Seminar & Pelatihan Guru-guru PELNAP GPdI
Ketapang dan cabang                         
Oleh Pdt. Hanniel Jehoshua vd Krogt, S.Th., M.Pd.K, D.Th.





Konsep “Anak” dalam Alkitab

• Dilahirkan menurut rupa dan gambar ayahnya (Kej.5:3)
• Hidup dalam “warisan ajaran” orang tuanya (Kej.18:19 / Ul.6:7).
• Tipologi dari “Milik TUHAN” berdasarkan pada Perjanjian Paskah (Kel.4:22-23), Perjanjian Garam (2 Taw.13:5  –– 2 Sam.7:12-19).
• Buah Pernikahan sejak Perintah pertama kepada Adam (Kej.1:28), suara kenabian terakhir untuk Israel (Mal.2:15) dan diteguhkan dalam suara kerasulan untuk Gereja Perjanjian Baru (Rm.8:19-23).